Penyelesaian LP dengan Metode Simpleks
Kamis, 29 Juni 2017
Jumat, 09 Juni 2017
Riset Operasi
1.
Pengertian
dan Definisi Riset Operasi
Riset operasi adalah penerapan
metode-metode ilmiah terhadap masalah-masalah rumit yang muncul dalam
pengarahan dan pengolahan dari suatu sistem besar manusia, mesin, bahan, dan
uang dalam industri, bisnis, pemerintahan dan pertahanan.
Di Eropa riset operasi disebut
sebagai riset operasional, yaitu cabang interdisiplin dari matematika terapan
dan sains formal yang menggunakan model-model—seperti model matematika,
statistika, dan algoritma—untuk mendapatkan nilai optimal atau nyaris optimal
pada sebuah masalah yang kompleks. Riset operasi biasanya digunakan untuk
mencari nilai maksimal (profit, performa lini perakitan, hasil panen, bandwith
dll) atau nilai minimal (kerugian, risiko, biaya, dll) dari sebuah fungsi
objektif. Riset operasi bertujuan membantu manajemen mendapatkan tujuannya
melalui proses ilmiah
Morse
dan Kimball
Riset
Operasi adalah suatu metode ilmiah yang memungkinkan para manajer mengambil
keputusan mengenai kegiatan yang ditangani secara kuantitatif.
Churchman, Arkoff, dan Arnoff
Riset
Operasi merupakan aplikasi metode-metode, teknik-teknik dan peralatanilmiah
dalam menghadapi masalah-masalah uang timbul dalam operasi perusahaandengan
tujuan menemukan pemecahan yang optimal.
2.
Sejarah
Riset Operasi
Istilah
riset operasi pertama kali digunakan pada tahun 1940 oleh Mc Closky dan
Trefthen di Bowdsey Inggris. Riset operasional adalah suatu metode pengambilan
keputusan yang dikembangkan dari studi operasi-operasi militer selama Perang
Dunia II. Banyaknya keberhasilan riset ini, menarik kalangan industriawan untuk
membantu memberikan berbagai solusi terhadap masalah-masalah manajerial yang
rumit. RO banyak diterapkan dalam menyelesaikan masalah-masalah manajemen untuk
meningkatkan produktivitas dan efisiensi. RO sering disebut sebagai Manajemen
Science.
Sumber
lain menyebutkan bahwa riset operasi dimulai sejak revolusi industry dilakukan.
Dunia usaha mengalami perubahan dalam hal ukuran (besarnya) dan kompleksitas
organisasi-organisasi perusahaan. Bagian yang mengalami perubahan yang cukup
menyolok adalah perkembangan dalam pembagian kerja dan segmentasi tanggung
jawab manajemen dalam organisasiorganisasi tersebut. Disisi lain,
organisasi-organisasi (perusahaan) pada saat ini harus beroperasi di dalam
situasi dan kondisi lingkungan bisnis yang dinamis dan selalu bergejolak, serta
siap untuk berubah-ubah.
Perubahan-perubahan
tersebut terjadi sebagai akibat dari kemajuan teknologi yang begitu pesat
ditambah dengan dampak dari beberapa faktor-faktor lingkungan lainnya seperti
keadaan ekonomi, politik, sosial dan sebagainya. Perkembangan Kemajuan
teknologi tersebut telah menghasilkan dunia komputerisasi. Buah-buah
pembangunan telah melahirkan para pimpinan dan pengambilan keputusan, para peneliti,
perencana dan pendidik untuk memikirkan serta memecahkan/menganalisis
permasalahan, mengambil langkah-langkah dan strategi yang tepat serta target
yang sesuai secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan yang telah
ditentukan, yakni hasil yang memuaskan. Hasil yang memuaskan tersebut adalah
hasil yang optimal yang berarti dampak positipnya maksimum dan dampak
negatipnya minimum.
Pola
berpikir, pola analisis dan pemecahan masalah, pola pengambilan
langkah-langkah, serta pola penyusunan strategi dan target secara sistematis
tersebut, disebut sebagai pola pendekatan ilmiah. Tim-tim riset operasi dalam
lingkungan dunia bisnis ini menandai kemajuan teknik-teknik riset operasi.
Sebagai contoh utama adalah metode simpleks untuk pemecahan masalah-masalah linear
programming, yang dikembangkan oleh George Dantzig dalam tahun 1947. Disamping
itu banyak peralatan-peralatan riset operasi standar, seperti linear
programming, dynamic programming, teori antrian dan teori pengendalian
persediaan telah dikembangkan sebelum akhir tahun 1950-an.
3.
Tujuan
Riset Operasi
Pendekatan khusus ini bertujuan
membentuk suatu model ilmiah dari sistem, menggabungkan ukuran-ukuran faktor
faktor seperti kesempatan dan resiko, untuk meramalkan dan membandingkan
hasil-hasil dari beberapa keputusan, strategi atau pengawasan. Tujuannya adalah
membantu pengambilan keputusan menentukan kebijakan dan tindakannya secara
ilmiah.
4.
Penerapan
Riset Operasi
Penerapan Riset Operasi
Sejalan dengan pekembangan dunia
industri dan didukung dengan kemajuan dibidang komputer, Riset Operasi semakin
diterapkan di berbagai bidang untuk menangani masalah yang cukup kompleks.
Berikut ini adalah contoh-contoh penggunaan Riset Operasi dibeberapa bidang:
a.
Akuntansi
dan Keuangan:
- Penentuan jumlah kelayakan kredit
- Alokasi modal investasi dari
berbagai alternatif
- Peningkatan efektivitas akuntansi
biaya
- Penugasan tim audit secara
efektif
b.
Pemasaran
:
- Penentuan
kombinasi produk terbaik berdasarkan permintaan pasar
- Alokasi
iklan diberbagai media
- Penugasan
tenaga penjual kewilayah pemasaran secra efektif
- Penempatan
lokasi gudang untuk meminimumkan biaya distribusi
- Evaluasi
kekuatan pasar dari strategi pemasaran pesaing
c.
Operasi
Produksi:
- Penentuan
bahan baku yang paling ekonomis untuk kebutuhan pelanggan
- Meminimumkan
persediaan atau inventori
- Penyeimbangan
jalur perakitan dengan berbagai jenis operasi
- Peningkatan
kualitas operasi manufaktur
5.
Manfaat
Riset Operasi
a. Merupakan
alat untuk pengambilan keputusan dari berbagai sumber daya yang tersedia.
b. Riset
oprasi berusaha menetapkan arah tindakan terbaik (optimum) dari sebuah masalah
keputusan dibawah pembatasan sumber daya terbatas.
c. Memberikan
pengembangan dari beberapa sektor, seperti teknik dan ilmu perhitungan, ilmu
politik, matematik, ekonomi, teori probabilitas dan statistik
d. Memberikan
kemudahan dalam pengambilan keputusan kegiatan kerja dalam bidang industri,
bisnis, dan manajemen.
6.
Contoh
Riset Operasi
Contoh contoh.
v Persoalan Biaya
Pemasaran Berbagai Produk
v Perencanaan Produksi
v Persoalan atau Masalah
Pencampuran
v Persoalan Transportasi
v Persoalan Antrian dan
Inventori
v Persoalan Net Work
Planning atau PERT
Teknik-teknik yang
telah dikembangkan dalam aplikasi riset operasional diantaranya adalah sebagai
berikut :
v linear rogramming,
v dynamic programming,
v teori antrian,
v teori inventori, teori
permainan (game theory), simulasi,
v net work planning
Sumber :
Langganan:
Komentar (Atom)
