Minggu, 16 Juli 2017

Nama : Achmad Adyan Indraji
Kelas : 2TA04
NPM  : 10315053
Tugas Riset Operasi




Tugas IV
Penyajian Presentasi


Telah dilaksanakan tugas presentasi oleh kelompok 2 yang membahas tentang Riset operasi (Operation Research) yang dibimbing oleh dosen mata kuliah riset operasi kami, yaitu Bapak Adi Kresno pada tanggal 11 Juni 2017. Adapun anggota dari kelompok 2 ini diantaranya :
1.      Achmad Adyan Indraji
2.      Antonius Ricky Prasetyo Dwi Nugroho
3.      Berkah Putra Prasetya
4.      Fachri Ikhlas Tuhaba
5.      Muhammad Hafidz Ananda
6.      Nadiela Virgina
7.      Nayla Azka
8.      Raka Muhammad

Hal – hal yang dibahas dalam presetasi ini adalah pengertian dari Riset Operasi, cabang – cabang dari riset operasi terbagi menjadi 2 yaitu, Deterministic dan probabilistic, metode – metode yang digunakan untuk menyelesaikan soal dalam riset operasi, yaitu metode grafik, metode matematis, dan table simpleks. Berikut adalah ulasan dari data penyajian presentasi dari kelompok 2.  
Riset operasi menurut bidang seni adalah kemampuan untuk merefleksikan konsep-konsep efisiensi dan sumber terbatas kedalam model (model matematis) pada situasi/ persoalan tertentu sedangkan menurut sains Riset Operasi adalah suatu aktivitas (riset operasional) yang berkenaan dengan  penggunaan sumber-sumber yang terbatas secara efisien. Riset Operasi terdiri atas berbagai cabang bidang study yaitu Deterministic dan Probalistic.

1.                    Perbedaan Deterministic dan Probalistic
Deterministic yang berarti datanya sudah pasti, dan terdiri dari :
1.                  1.      Program Linear
                     2.      Model Tranportasi dan Transhipment
                     3.      Model Asignment
                     4.      Analisa Jaringan
                     5.      Teori Antrian

Sedangkan Probalistic yang berarti datanya berupa probability (kemungkinan), dan terdiri dari
1.  Perencanaan dan pengendalian: PERT-CPM
2.  Game Theory
3.  Inventori Control
4.  Dynamic Programming
Dsb

2.                    Progam Linier
Dalam Riset operasi pun terdapat program linier dimana arti dari “program” adalah perencaan dan “linier” adalah model matematis dalam model ini merupakan fungsi linear.
Perencanaan aktivitas untuk memperoleh hasil yang optimal. Dalam LP, suatu persoalan harus diubah kedalam model matematis. Selanjutnya model tersebut dapat diselesaikan dengan metode Grafik atau metode simpleks.

Contoh soal
setiap kubik Campuran Grade A dapat dihasilkan dengan 1 jam kerja operator dan 4 ton semen dengan laba per kubik $80. Campuran Grade B dengan 2 jam kerja operator dan 3 ton semen dengan laba per kubik $100. Mengingat sumber tenaga kerja dan bahan baku terbatas, manager perusahaan ingin mengetahui berapa banyak campuran Grade A dan Grade B harus diproduksi per minggu untuk mencapai laba maksimum.

3.                    Model Matematis  
Tujuan dari persoalan ini adalah memaksimumkan laba, dengan kendala keterbatasan sumber-sumber (tenaga operator dan bahan baku) yang terbatas per minggu
Misalkan :
x1 = jumlah kubik campuran grade A yang diproduksi per minggu
x2 = jumlah kubik campuran grade B yang diproduksi per minggu
Jika total laba dinotasikan dengan Z, maka didapatkan
Fungsi Tujuan:
Maksimumkan  Z = 80 x1  +  100  x2

4.                    Metode Grafik
Dalam penyesaian dengan metode grafis model matematis berbentuk pertidaksamaan. Untuk penyelesaian dengan metode Simpleks model harus diubah kedalam bentuk persamaan. Untuk itu diperlukan variabel bantu dengan variabel Slack (S). Nilai variabel S dapat bertanda (+) atau (-), tergantung permasalahannya apakah persoalan Minimum atau Maksimum. Dengan demikian model matematis untuk contoh diatas menjadi,
Maksimumkan Z =   80 x1  +  100  x2  +  0 S1  +  0 S2
1 x1  +  4 x2 +   + 1 S1  +  0 S2  =  40
4 x1  +  3 x2  +  + 0 S1  +  1S2   =  120




Evaluasi nilai Z pada titik sudut daerah layak OACD adalah,
O (0,0) →Z = 80 (0)   + 100 (0)     = 0
A (0,20)           →Z = 80 (0)   + 100 (20)   = 2000
B (24,8)           →Z = 80 (24) + 100 (8)     = 2720     √
C (30,0)           →Z = 80 (30) + 100 (0)     = 2400
Jadi keuntungan maksimum adalah $ 2720 , dengan memproduksi  X1 (Grade A) = 24 kubik/ minggu dan X2 (Grade B) = 8 kubik/ minggu





Jumat, 09 Juni 2017

Riset Operasi

1.             Pengertian dan Definisi Riset Operasi
Riset operasi adalah penerapan metode-metode ilmiah terhadap masalah-masalah rumit yang muncul dalam pengarahan dan pengolahan dari suatu sistem besar manusia, mesin, bahan, dan uang dalam industri, bisnis, pemerintahan dan pertahanan.
Di Eropa riset operasi disebut sebagai riset operasional, yaitu cabang interdisiplin dari matematika terapan dan sains formal yang menggunakan model-model—seperti model matematika, statistika, dan algoritma—untuk mendapatkan nilai optimal atau nyaris optimal pada sebuah masalah yang kompleks. Riset operasi biasanya digunakan untuk mencari nilai maksimal (profit, performa lini perakitan, hasil panen, bandwith dll) atau nilai minimal (kerugian, risiko, biaya, dll) dari sebuah fungsi objektif. Riset operasi bertujuan membantu manajemen mendapatkan tujuannya melalui proses ilmiah

Morse dan Kimball
Riset Operasi adalah suatu metode ilmiah yang memungkinkan para manajer mengambil keputusan mengenai kegiatan yang ditangani secara kuantitatif.


 Churchman, Arkoff, dan Arnoff
Riset Operasi merupakan aplikasi metode-metode, teknik-teknik dan peralatanilmiah dalam menghadapi masalah-masalah uang timbul dalam operasi perusahaandengan tujuan menemukan pemecahan yang optimal.

2.             Sejarah Riset Operasi
Istilah riset operasi pertama kali digunakan pada tahun 1940 oleh Mc Closky dan Trefthen di Bowdsey Inggris. Riset operasional adalah suatu metode pengambilan keputusan yang dikembangkan dari studi operasi-operasi militer selama Perang Dunia II. Banyaknya keberhasilan riset ini, menarik kalangan industriawan untuk membantu memberikan berbagai solusi terhadap masalah-masalah manajerial yang rumit. RO banyak diterapkan dalam menyelesaikan masalah-masalah manajemen untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. RO sering disebut sebagai Manajemen Science.

Sumber lain menyebutkan bahwa riset operasi dimulai sejak revolusi industry dilakukan. Dunia usaha mengalami perubahan dalam hal ukuran (besarnya) dan kompleksitas organisasi-organisasi perusahaan. Bagian yang mengalami perubahan yang cukup menyolok adalah perkembangan dalam pembagian kerja dan segmentasi tanggung jawab manajemen dalam organisasiorganisasi tersebut. Disisi lain, organisasi-organisasi (perusahaan) pada saat ini harus beroperasi di dalam situasi dan kondisi lingkungan bisnis yang dinamis dan selalu bergejolak, serta siap untuk berubah-ubah.

Perubahan-perubahan tersebut terjadi sebagai akibat dari kemajuan teknologi yang begitu pesat ditambah dengan dampak dari beberapa faktor-faktor lingkungan lainnya seperti keadaan ekonomi, politik, sosial dan sebagainya. Perkembangan Kemajuan teknologi tersebut telah menghasilkan dunia komputerisasi. Buah-buah pembangunan telah melahirkan para pimpinan dan pengambilan keputusan, para peneliti, perencana dan pendidik untuk memikirkan serta memecahkan/menganalisis permasalahan, mengambil langkah-langkah dan strategi yang tepat serta target yang sesuai secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan, yakni hasil yang memuaskan. Hasil yang memuaskan tersebut adalah hasil yang optimal yang berarti dampak positipnya maksimum dan dampak negatipnya minimum.

Pola berpikir, pola analisis dan pemecahan masalah, pola pengambilan langkah-langkah, serta pola penyusunan strategi dan target secara sistematis tersebut, disebut sebagai pola pendekatan ilmiah. Tim-tim riset operasi dalam lingkungan dunia bisnis ini menandai kemajuan teknik-teknik riset operasi. Sebagai contoh utama adalah metode simpleks untuk pemecahan masalah-masalah linear programming, yang dikembangkan oleh George Dantzig dalam tahun 1947. Disamping itu banyak peralatan-peralatan riset operasi standar, seperti linear programming, dynamic programming, teori antrian dan teori pengendalian persediaan telah dikembangkan sebelum akhir tahun 1950-an.

3.             Tujuan Riset Operasi
Pendekatan khusus ini bertujuan membentuk suatu model ilmiah dari sistem, menggabungkan ukuran-ukuran faktor faktor seperti kesempatan dan resiko, untuk meramalkan dan membandingkan hasil-hasil dari beberapa keputusan, strategi atau pengawasan. Tujuannya adalah membantu pengambilan keputusan menentukan kebijakan dan tindakannya secara ilmiah.

4.             Penerapan Riset Operasi
Penerapan Riset Operasi
Sejalan dengan pekembangan dunia industri dan didukung dengan kemajuan dibidang komputer, Riset Operasi semakin diterapkan di berbagai bidang untuk menangani masalah yang cukup kompleks. Berikut ini adalah contoh-contoh penggunaan Riset Operasi dibeberapa bidang:

a.      Akuntansi dan Keuangan:
- Penentuan jumlah kelayakan kredit
- Alokasi modal investasi dari berbagai alternatif
- Peningkatan efektivitas akuntansi biaya
- Penugasan tim audit secara efektif

b.      Pemasaran :
-  Penentuan kombinasi produk terbaik berdasarkan permintaan pasar
-  Alokasi iklan diberbagai media
-  Penugasan tenaga penjual kewilayah pemasaran secra efektif
-  Penempatan lokasi gudang untuk meminimumkan biaya distribusi
-  Evaluasi kekuatan pasar dari strategi pemasaran pesaing

c.       Operasi Produksi:
-  Penentuan bahan baku yang paling ekonomis untuk kebutuhan pelanggan
-  Meminimumkan persediaan atau inventori
-  Penyeimbangan jalur perakitan dengan berbagai jenis operasi
-  Peningkatan kualitas operasi manufaktur

5.                  Manfaat Riset Operasi
a.       Merupakan alat untuk pengambilan keputusan dari berbagai sumber daya yang tersedia.
b.      Riset oprasi berusaha menetapkan arah tindakan terbaik (optimum) dari sebuah masalah keputusan dibawah pembatasan sumber daya terbatas.
c.       Memberikan pengembangan dari beberapa sektor, seperti teknik dan ilmu perhitungan, ilmu politik, matematik, ekonomi, teori probabilitas dan statistik
d.      Memberikan kemudahan dalam pengambilan keputusan kegiatan kerja dalam bidang industri, bisnis, dan manajemen.

6.                  Contoh Riset Operasi
Contoh contoh.
v  Persoalan Biaya Pemasaran Berbagai Produk
v  Perencanaan Produksi
v  Persoalan atau Masalah Pencampuran
v  Persoalan Transportasi
v  Persoalan Antrian dan Inventori
v  Persoalan Net Work Planning atau PERT

Teknik-teknik yang telah dikembangkan dalam aplikasi riset operasional diantaranya adalah sebagai berikut :
v  linear rogramming,
v  dynamic programming,
v  teori antrian,
v  teori inventori, teori permainan (game theory), simulasi,
v  net work planning


Sumber :